Kembali ke Blog
18 April 20263 min readKhai

Imbas Dugaan Kebocoran Data Game, Komdigi Bekukan Sementara Proses Verifikasi IGRS

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memutuskan untuk menghentikan sementara seluruh proses verifikasi pada sistem Indonesia Game Rating System (IGRS). Langkah ini diambil menyusul adanya dugaan kebocoran data dan materi gim yang belum dirilis yang sempat viral di media sosial. Saat ini, tim khusus tengah melakukan investigasi menyeluruh serta evaluasi teknis untuk memperbaiki sistem keamanan dan tata kelola IGRS.

Imbas Dugaan Kebocoran Data Game, Komdigi Bekukan Sementara Proses Verifikasi IGRS
Estimasi baca: 3 min readDiperbarui: 18 April 2026

Menanggapi isu kebocoran data gim yang sedang hangat di masyarakat, Komdigi secara resmi menangguhkan proses klasifikasi usia gim (IGRS). Penangguhan ini dilakukan untuk memberikan ruang bagi tim investigasi dalam mengaudit aspek teknis dan organisasi sistem tersebut.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi, Sonny Hendra Sudaryana, menyatakan bahwa langkah ini diambil demi melindungi kepentingan publik dan memastikan ekosistem industri gim nasional tetap aman. Komdigi juga menggandeng Asosiasi Game Indonesia (AGI) dan masyarakat untuk memberikan masukan agar regulasi yang dihasilkan nantinya lebih kuat dan tepat sasaran.

Poin-Poin Utama:

Penyebab: Dugaan kebocoran data gim privat (seperti gameplay yang belum rilis) yang masuk dalam sistem verifikasi IGRS.

Tindakan: Penghentian sementara verifikasi IGRS dan pembentukan tim khusus untuk investigasi.

Tujuan: Evaluasi total sistem keamanan dan tata kelola agar tidak merugikan pelaku industri gim.

Keterlibatan Pihak Luar: Komdigi berkoordinasi dengan AGI untuk memastikan regulasi tetap mendukung pertumbuhan industri lokal.

Bagikan artikel ini

Lihat Artikel Lainnya

Butuh Bantuan untuk Proyek Anda?

Konsultasikan kebutuhan digital Anda dengan tim ahli kami.

Konsultasi Gratis

💬 Konsultasi Gratis Sekarang!

Respon cepat dalam 5 menit